Publikasi ilmiah bagi kalangan akademisi farmasi, apoteker klinis, peneliti bahan alam, dosen, hingga mahasiswa sains dan teknologi farmasi kini menjadi sebuah kebutuhan mutlak untuk mengembangkan penemuan obat baru berbasis bukti (evidence-based medicine). Melalui sistem akreditasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), klasterisasi berkala ilmiah di Indonesia dipetakan secara rapi melalui Science and Technology Index (SINTA). Mengetahui Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi secara detail akan sangat membantu para peneliti dalam menentukan target submission artikel ilmiah agar sesuai dengan rekam jejak akademis serta target luaran yang diinginkan.

Proses memilih wadah publikasi ilmiah di bidang farmasi memerlukan ketelitian tinggi mengingat kompleksitas disiplin ilmu yang dinaungi, mulai dari farmasetika, kimia medisinal, farmakologi, bioteknologi farmasi, farmasi klinis, hingga pengembangan produk herbal. Tingkat akreditasi SINTA dari level 1 hingga level 6 mencerminkan kualitas tata kelola jurnal, ketatnya proses peer-review, serta jangkauan sitasi global dari artikel-artikel yang diterbitkan. Oleh karena itu, memiliki panduan komprehensif mengenai Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi adalah langkah awal yang sangat krusial agar naskah Anda tidak salah sasaran, terhindar dari penolakan desk (desk rejection), dan dapat memberikan dampak keilmuan yang luas bagi perkembangan dunia kesehatan nasional maupun internasional.
Melalui artikel komprehensif ini, kita akan mengupas tuntas klasterisasi berkala ilmiah farmasi di Indonesia. Tidak hanya menyajikan daftar nama jurnal berdasarkan peringkat akreditasinya, kita juga akan membahas strategi menembus review ketat, mengenali karakteristik tiap tingkatan, hingga memahami pentingnya indeksasi internasional bagi reputasi akademis seorang apoteker atau ilmuwan kefarmasian. Simak pembahasan lengkap mengenai Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi di bawah ini sebagai referensi utama agenda publikasi ilmiah Anda.
Karakteristik Jurnal Farmasi Terakreditasi SINTA
Sistem SINTA membagi kualitas jurnal ilmiah ke dalam enam tingkatan (SINTA 1 hingga SINTA 6). Pada rumpun ilmu sains dan teknologi farmasi, pembagian ini didasarkan pada instrumen penilaian akreditasi jurnal nasional (Arjuna) yang mengukur beberapa aspek fundamental seperti kualitas penyuntingan, keandalan mitra bestari (peer-reviewer), gaya penulisan, orisinalitas substansi, serta ketepatan waktu penerbitan.
Untuk bidang kefarmasian sendiri, karakteristik utama yang membedakan setiap tingkatan terletak pada standar metodologi riset yang diterima dan bahasa pengantar yang digunakan. Pada level SINTA yang lebih tinggi, penggunaan bahasa Inggris sains yang standar (professional scientific English) serta penyertaan validasi metode analisis obat, uji in vivo atau in vitro yang komprehensif, hingga penambatan molekul (molecular docking) yang valid menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar lagi.
Memahami karakteristik unik dalam Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi membantu penulis mengukur kesiapan naskah mereka. Artikel yang berasal dari studi formulasi sediaan sederhana berskala laboratorium atau laporan survei penggunaan obat secara deskriptif lokal, misalnya, akan lebih realistis jika diarahkan ke klaster menengah atau bawah. Sebaliknya, hasil riset penemuan senyawa aktif baru atau uji klinis fase lanjut dengan analisis statistika tingkat tinggi sangat disarankan untuk langsung membidik klaster teratas guna memaksimalkan dampak sitasi bagi dunia kefarmasian global.
Baca juga: Jasa Uji Validitas dan Reliabilitas, Pilihan Tepat untuk Instrumen Penelitian
Eksklusivitas SINTA 1 dan SINTA 2: Reputasi Internasional
Klaster SINTA 1 dan SINTA 2 ditempati oleh jurnal-jurnal farmasi papan atas Indonesia yang sebagian besar telah terindeks oleh basis data internasional bereputasi seperti Scopus, Web of Science (WoS), atau DOAJ dengan green tick. Jurnal-jurnal dalam kategori ini umumnya diterbitkan oleh fakultas farmasi dari universitas-universitas besar atau organisasi profesi seperti Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) di tingkat pusat atau wilayah.
Berikut adalah beberapa contoh representatif yang masuk dalam Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi untuk kategori SINTA 1 dan SINTA 2:
| Nama Jurnal | Penerbit / Institusi | Peringkat SINTA | Indeksasi Utama |
| Indonesian Journal of Pharmacy (IJP) | Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada | SINTA 1 | Scopus (Q3), DOAJ |
| Scientia Pharmaceutica (Afiliasi Internasional/Lokal) | Jejaring Penerbitan Terindeks Global | SINTA 1 | Scopus, PubMed |
| Jurnal Farmasi Klinik Indonesia (IJCP) | Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran | SINTA 2 | DOAJ, Garuda, Crossref |
| Journal of Food and Pharmaceutical Sciences | Universitas Gadjah Mada | SINTA 2 | DOAJ, EBSCO |
Menembus kategori teratas dalam Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi membutuhkan dedikasi riset yang sangat tinggi. Proses telaah sejawat pada jurnal SINTA 1 dan 2 sering kali melibatkan pakar internasional secara double-blind review, yang berarti standar kualitas penulisan, etika penelitian (seperti persetujuan komite etik hewan coba atau manusia), dan pemaparan data instrumen (seperti HPLC, FTIR, atau NMR) harus disajikan tanpa cela sedikit pun.
SINTA 3 dan SINTA 4: Pilihan Ideal untuk Sains Farmasi dan Praktis Klinik
Bagi para akademisi, apoteker spesialis, maupun dosen yang membutuhkan waktu publikasi relatif moderat dengan standar review yang tetap teruji, klaster SINTA 3 dan SINTA 4 merupakan pilihan yang sangat ideal. Jurnal di klaster ini umumnya menerima kombinasi artikel berbahasa Indonesia yang baku dan bahasa Inggris, serta memiliki cakupan topik yang luas (broad-scope), mulai dari teknologi cairan-semisolid, kimia analisis obat, hingga farmakoekonomi serta manajemen farmasi komunitas.
Beberapa jurnal yang masuk dalam bagian Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi untuk klaster SINTA 3 dan SINTA 4 antara lain:
-
Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia (JIFI) (Universitas Pancasila) – Berfokus pada pengembangan riset dasar farmasi, mikrobiologi farmasi, dan bioteknologi.
-
Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas (JFSK) (Universitas Sanata Dharma) – Konsisten menerbitkan artikel riset orisinal di bidang pelayanan kefarmasian dan sains.
-
Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) (Universitas Indonesia) – Mengakomodasi artikel kefarmasian dengan penekanan pada aplikasi penemuan bahan alam dan sintesis obat kimiawi.
-
Jurnal Sains Farmasi & Klinis (JSFK) (Ikatan Apoteker Indonesia Pengurus Daerah Sumatra Barat) – Menaruh fokus tinggi pada disiplin ilmu farmasi klinik, pemantauan terapi obat, dan evaluasi efek samping.
-
Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi (JMPF) (Universitas Gadjah Mada) – Aktif memublikasikan riset farmasi sosial, administrasi, dan kebijakan distribusi sediaan farmasi.
Jurnal pada tingkat SINTA 3 dan SINTA 4 memiliki sirkulasi penerbitan berkala yang sangat stabil, biasanya dua hingga empat kali dalam setahun. Mengarahkan manuskrip ke dalam kelompok Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi peringkat menengah ini memberikan peluang penerimaan (acceptance rate) yang lebih tinggi selama metodologi penelitian dipaparkan secara runtut, logis, dan bebas dari plagiarisme.
SINTA 5 dan SINTA 6: Langkah Awal Publikasi Ilmiah Pemula
Peringkat SINTA 5 dan SINTA 6 diisi oleh jurnal-jurnal farmasi yang sebagian besar masih berada dalam tahap rintisan atau dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES), politeknik kesehatan, atau program studi farmasi baru di berbagai daerah. Jurnal di klaster ini sangat ramah bagi peneliti pemula, mahasiswa farmasi tingkat sarjana maupun diploma, serta apoteker praktisi di rumah sakit, puskesmas, atau apotek yang ingin belajar mendokumentasikan hasil pengamatan formulasi fisik sediaan atau studi kualitatif pelayanan resep mereka ke dalam format artikel ilmiah formal.
Meskipun berada di tingkat bawah dalam tata urutan Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi, bukan berarti jurnal SINTA 5 dan 6 tidak memiliki kualitas. Mereka tetap menerapkan standar penulisan berbasis tata kelola jurnal elektronik (OJS – Open Journal System) dan mewajibkan pengecekan kesamaan teks (similarity check) untuk mencegah plagiasi. Keunggulan utamanya terletak pada proses peer-review yang cenderung lebih bersifat edukatif dan membimbing penulis agar mampu memperbaiki struktur naskahnya secara bertahap.
Bagi institusi pendidikan tinggi kefarmasian, keberadaan jurnal SINTA 5 dan SINTA 6 berfungsi sebagai inkubator riset. Peneliti dapat memanfaatkan jurnal-jurnal ini untuk memublikasikan hasil studi pendahuluan (pilot study) atau optimasi formulasi skala kecil yang belum memiliki variasi data masif namun memiliki nilai edukasi praktis yang penting untuk diketahui oleh sejawat farmasis lainnya.
Alur Penilaian dan Pemetaan Jurnal Farmasi di SINTA
Sistem pemetaan dalam Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi tidak bersifat statis, melainkan dievaluasi secara berkala oleh tim asesor dari Kemendikbudristek melalui portal ARJUNA. Sebuah jurnal bisa mengalami kenaikan peringkat (upgrade) apabila skor sitasi, keanekaragaman asal penulis (geografis penulis), dan kualitas tata kelolanya meningkat. Sebaliknya, penurunan peringkat (downgrade) juga dapat terjadi jika jurnal abai terhadap konsistensi periode terbit atau menurunkan standar proses peninjauan naskah.
Secara teknis, nilai evaluasi akreditasi tersebut dikonversikan ke dalam skor SINTA dengan pembagian rentang poin yang tegas:
-
SINTA 1: Jurnal nasional terakreditasi peringkat A atau yang telah terindeks di Scopus/WoS (Skor ≥ 85)
-
SINTA 2: Jurnal nasional terakreditasi peringkat B (Skor 75 sampai kurang dari 85)
-
SINTA 3: Jurnal nasional terakreditasi peringkat C (Skor 60 sampai kurang dari 75)
-
SINTA 4: Jurnal nasional terakreditasi peringkat D (Skor 50 sampai kurang dari 60)
-
SINTA 5: Jurnal nasional terakreditasi peringkat E (Skor 40 sampai kurang dari 50)
-
SINTA 6: Jurnal nasional terakreditasi peringkat F (Skor 30 sampai kurang dari 40)
Fluktuasi ini mengharuskan para peneliti untuk selalu melakukan pengecekan status akreditasi terkini secara berkala langsung melalui situs resmi SINTA Kemendikbudristek sebelum mengirimkan artikel. Jangan sampai Anda mengandalkan informasi usang karena status sebuah jurnal ilmiah dalam Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan siklus akreditasi nasional yang berjalan.
Strategi Tepat Menembus Jurnal Farmasi di Setiap Tingkatan SINTA
Menembus ketatnya seleksi dalam Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi memerlukan persiapan strategis yang matang dari pihak penulis. Setiap klaster menuntut penyesuaian gaya penulisan dan kedalaman analisis data yang berbeda.
Selain langkah-langkah prosedural di atas, pastikan Anda juga memperhatikan kualitas visualisasi data eksperimental Anda. Skema sintesis kimia yang bersih, grafik profil disolusi yang tajam, serta tabel ringkasan karakteristik sifat fisik granul yang informatif akan meningkatkan nilai estetika dan profesionalisme manuskrip Anda di mata para editor Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi.
Baca juga: Bimbingan Tesis Online Terpercaya
Kesimpulan
Memahami peta sebaran Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi merupakan modal fundamental yang sangat berharga bagi jalannya roda akademik dan karir profesional di bidang kefarmasian di Indonesia. Melalui pengelompokan yang transparan dari SINTA 1 hingga SINTA 6, para apoteker, dosen, peneliti bahan alam, dan mahasiswa dapat secara bijak memetakan ke mana arah naskah ilmiah mereka harus bermuara demi kontribusi nyata pada khazanah sains kesehatan dunia.
Setiap level akreditasi dalam Daftar Jurnal SINTA 1-6 Bidang Farmasi memegang peranan penting dalam ekosistem riset nasional. Jurnal SINTA 1 dan 2 menjadi panggung utama untuk menampilkan inovasi formulasi teknologi penghantaran obat (drug delivery system) mutakhir Indonesia di level internasional, SINTA 3 dan 4 menjadi wadah penguatan studi klinis-komunitas serta skrining fitokimia herbal regional, sedangkan SINTA 5 dan 6 bertindak sebagai inkubator krusial bagi tumbuhnya budaya menulis di kalangan apoteker pemula. Dengan persiapan manuskrip yang matang, kepatuhan penuh terhadap prinsip etika riset, serta strategi pemilihan target jurnal yang objektif, kontribusi ilmiah Anda dipastikan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas obat dan derajat kesehatan masyarakat luas.
Daftar jurnal SINTA akan lebih mudah ditemukan jika kamu memahami bidang penelitian dan peringkat jurnal yang sesuai. Kuncinya adalah ketelitian dalam memilih referensi yang relevan dan kredibel. Butuh bantuan? Hubungi Admin Klik Wisuda.

