Penyusunan Latar belakang merupakan komponen penting dalam karya ilmiah, khususnya pada penelitian. Bagian ini berfungsi untuk menjelaskan konteks dan urgensi penelitian yang dilakukan. Sayangnya, dalam praktiknya, masih banyak penulis yang melakukan kesalahan dalam menyusun latar belakang. Hal ini dapat mengakibatkan penelitian menjadi kurang kredibel dan sulit dipahami oleh pembaca.
Baca Juga: 5 Kesalahan Analisis Data
Berikut adalah 10 kesalahan penyusunan latar belakang yang sering dilakukan dalam penyusunan latar belakang penelitian:
1. Tidak Memuat Informasi yang Relevan
Latar belakang harus memuat informasi yang relevan dengan topik penelitian. Hindari memasukkan informasi yang tidak terkait atau tidak penting. Pastikan semua informasi yang disajikan memiliki kaitan yang jelas dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian.
2. Kurangnya Data dan Bukti
Latar belakang yang baik harus didukung oleh data dan bukti yang kuat. Hal ini dapat berupa data statistik, hasil penelitian sebelumnya, atau fakta-fakta yang relevan. Hindari membuat pernyataan yang bersifat spekulatif atau tidak didukung oleh bukti yang memadai.
3. Tidak Menjelaskan Konteks
Latar belakang harus menjelaskan konteks penelitian secara menyeluruh. Hal ini termasuk menjelaskan situasi terkini, tren yang berkembang, dan kesenjangan pengetahuan yang ada. Pastikan pembaca memahami mengapa penelitian ini penting dilakukan dan apa yang ingin dicapai oleh peneliti.
4. Kurang Fokus pada Masalah
Latar belakang harus fokus pada masalah yang ingin dipecahkan oleh penelitian. Hindari hanya menceritakan sejarah atau perkembangan suatu topik tanpa menjelaskan secara jelas permasalahannya. Jelaskan secara spesifik apa yang menjadi masalah dan mengapa hal ini penting untuk dikaji.
5. Tidak Menjelaskan Urgensi Penelitian
Latar belakang harus menjelaskan mengapa penelitian ini penting dilakukan. Jelaskan apa manfaat yang akan diperoleh dari penelitian ini dan bagaimana penelitian ini dapat membantu menyelesaikan masalah yang ada.
6. Bahasa yang Berbelit-belit
Latar belakang harus ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan mudah dipahami. Hindari menggunakan bahasa yang berbelit-belit atau istilah teknis yang tidak dimengerti oleh pembaca awam.
7. Struktur yang Tidak Teratur
Latar belakang harus memiliki struktur yang jelas dan terorganisir. Bagi latar belakang menjadi beberapa paragraf yang membahas poin-poin penting secara berurutan. Pastikan setiap paragraf memiliki fokus yang jelas dan saling terkait satu sama lain.
8. Kurangnya Penghubung Antar Kalimat
Gunakan kata penghubung yang tepat untuk menghubungkan antar kalimat dan paragraf dalam latar belakang. Hal ini akan membantu pembaca memahami hubungan antar ide dan membuat teks lebih mudah dibaca.
9. Tidak Memuat Kesimpulan
Latar belakang harus diakhiri dengan kesimpulan yang merangkum poin-poin penting yang telah dibahas. Kesimpulan ini harus memuat pernyataan tentang rumusan masalah dan tujuan penelitian.
10. Tidak Melakukan Proofreading
Pastikan untuk melakukan proofreading dengan teliti sebelum submitting latar belakang. Periksa kembali kesalahn ejaan, tata bahasa, dan format penulisan. Pastikan latar belakang bebas dari kesalahan dan mudah dibaca.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, Anda dapat menulis latar belakang penelitian yang baik dan informatif. Latar belakang yang baik akan membantu pembaca memahami penelitian Anda dengan lebih mudah dan meningkatkan kredibilitas penelitian Anda.
Tips Menghindari Penyusunan Latar Belakang
Berikut beberapa tips untuk menghindari kesalahan dalam penyusunan latar belakang penelitian:
1. Pahami Fungsi dan Tujuan Penyusunan Latar Belakang
Sebelum menulis, pastikan Anda memahami betul fungsi dan tujuan latar belakang penelitian. Latar belakang bukan hanya menceritakan sejarah atau perkembangan suatu topik, tetapi harus menjelaskan konteks, masalah, dan urgensi penelitian.
2. Lakukan Riset yang Mendalam
Kumpulkan informasi yang relevan dengan topik penelitian Anda. Ini termasuk data statistik, hasil penelitian terdahulu, fakta-fakta terkini, dan berbagai sumber terpercaya lainnya. Pastikan Anda memahami betul informasi yang Anda kumpulkan dan mampu menganalisisnya secara kritis.
3. Buatlah Outline yang Jelas
Outline akan membantu Anda menyusun ide dan argumen secara terstruktur dan sistematis. Bagi latar belakang menjadi beberapa bagian yang membahas poin-poin penting secara berurutan. Pastikan setiap bagian memiliki fokus yang jelas dan saling terkait satu sama lain.
4. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Ringkas
Hindari menggunakan bahasa yang berbelit-belit atau istilah teknis yang rumit. Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca awam, namun tetap menjaga kaidah bahasa yang baku.
5. Perhatikan Struktur dan Format Penulisan
Gunakan format penulisan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pastikan latar belakang Anda memiliki struktur yang jelas, dengan paragraf yang tertata rapi dan penggunaan tanda baca yang tepat.
6. Lakukan Proofreading dengan Teliti
Sebelum submitting latar belakang, bacalah kembali dengan teliti untuk memeriksa kesalahan ejaan, tata bahasa, dan format penulisan. Pastikan latar belakang Anda bebas dari kesalahan dan mudah dibaca.
7. Mintalah Masukan dari Orang Lain
Mintalah bantuan orang lain, seperti dosen pembimbing, kolega, atau teman, untuk membaca dan memberikan komentar atas latar belakang Anda. Masukan dari orang lain dapat membantu Anda menemukan kekurangan dan memperbaikinya.
8. Konsultasikan dengan Ahli di Bidang Tersebut
Jika Anda merasa kesulitan dalam menyusun latar belakang, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli di bidang yang Anda teliti. Ahli di bidang tersebut dapat memberikan arahan dan masukan yang valuable untuk membantu Anda menyempurnakan latar belakang Anda.
9. Gunakan Referensi yang Tepat dan Terpercaya
Gunakan sumber referensi yang kredibel dan terpercaya untuk mendukung informasi yang Anda sajikan dalam penyususnan latar belakang. Pastikan Anda mencantumkan referensi dengan benar sesuai dengan format penulisan yang berlaku.
10. Perbarui Informasi Sesuai Kebutuhan
Pastikan informasi yang Anda sajikan dalam latar belakang selalu up-to-date. Jika ada perkembangan terbaru yang relevan dengan topik penelitian Anda, perbarui informasi tersebut agar penyusunan latar belakang Anda tetap akurat dan relevan.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat meminimalisir kesalahan dan menyusun latar belakang penelitian yang berkualitas. Latar belakang yang baik akan menjadi fondasi yang kuat bagi penelitian Anda dan membantu Anda mencapai tujuan penelitian dengan lebih optimal.
Efek Negatif Kesalahn Penyusunan Latar Belakang
Kesalahan penyusunan latar belakang dalam penelitian adalah kekeliruan atau kekurangan dalam penulisan latar belakang yang dapat menyebabkan beberapa efek negatif, seperti:
- Membuat penelitian menjadi kurang kredibel: Penysunan Latar belakang yang buruk dapat membuat pembaca meragukan kredibilitas penelitian dan kualitasnya.
- Menyulitkan pembaca untuk memahami penelitian: Penyusunan Latar belakang yang tidak jelas atau tidak informatif dapat membuat pembaca kesulitan memahami konteks, masalah, dan tujuan penelitian.
- Menghambat penelitian untuk mencapai tujuannya: Penyusunan Latar belakang yang lemah dapat menghambat penelitian untuk mencapai tujuannya karena tidak memberikan landasan yang kuat bagi penelitian.
Baca juga: Memilih Senjata Tepat: Tinjauan tentang Tools Analisis Data
Penyusunan Latar belakang penelitian merupakan komponen penting yang memberikan konteks dan landasan bagi penelitian Anda. Sayangnya, banyak penulis melakukan kesalahan dalam penyususnan latar belakang, sehingga berakibat pada penelitian yang kurang kredibel. Jika Anda ingin mendalami lebih lanjut Memahami seputar penelitian, jangan ragu untuk menghubungi Admin Klik Wisuda. Kami siap membantu Anda dalam mengoptimalkan metode penelitian Anda dan mendapatkan hasil yang lebih baik.


