14 Teknik Super Menggunakan Metode Analisis SWOT dalam Skripsi

Metode Analisis SWOT

– Metode analisis SWOT adalah sebuah alat yang sangat efektif dalam merancang strategi. Namun, tidak hanya berlaku untuk bisnis, analisis SWOT juga dapat menjadi pendekatan yang berharga dalam menyusun skripsi. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi teknik menggunakan metode analisis SWOT dalam skripsi. Bagaimana metode analisis SWOT dapat membantu mahasiswa merancang dan menyajikan argumen yang kuat, serta mengidentifikasi potensi risiko dan peluang dalam penelitian mereka.

Pengertian SWOT

SWOT merupakan singkatan dari Strengths (Kelemahan), Weaknesses (Kelemahan), Opportunities (Peluang), dan Threats (Ancaman). metode analisis SWOT adalah suatu metode yang digunakan untuk mengevaluasi situasi atau kondisi suatu organisasi, proyek, atau situasi bisnis dengan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi kinerja atau keberhasilannya.

Berikut adalah pengertian dari komponen-komponen dalam analisis SWOT:

1. Strengths (Kelebihan)

Merupakan faktor-faktor internal yang memberikan keunggulan atau kelebihan bagi suatu organisasi atau proyek. Kelebihan ini bisa berupa keahlian khusus, sumber daya yang kuat, reputasi yang baik, atau aset-aset lain yang dapat meningkatkan daya saing.

2. Weaknesses (Kelemahan)

Merupakan faktor-faktor internal yang menjadi keterbatasan atau kelemahan suatu organisasi atau proyek. Kelemahan ini bisa berupa keterbatasan sumber daya, kurangnya keahlian tertentu, proses yang tidak efisien, atau aspek-aspek lain yang dapat menghambat kinerja.

3. Opportunities (Peluang)

Merupakan faktor-faktor eksternal yang dapat memberikan peluang atau situasi positif bagi suatu organisasi atau proyek. Peluang ini bisa berasal dari tren pasar, perubahan regulasi, kebutuhan pasar yang berkembang, atau peristiwa eksternal lain yang dapat dimanfaatkan.

4. Threats (Ancaman)

Merupakan faktor-faktor eksternal yang dapat menjadi ancaman atau situasi negatif bagi suatu organisasi atau proyek. Ancaman ini bisa berasal dari persaingan yang ketat, perubahan kebijakan pemerintah, perubahan tren konsumen, atau risiko-risiko lain yang dapat menghambat kinerja.

Metode analisis SWOT memberikan gambaran komprehensif tentang situasi internal dan eksternal yang dapat membantu organisasi atau proyek dalam perencanaan strategis. Ini merupakan alat yang berguna untuk mengidentifikasi poin-poin kunci yang perlu dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.

Tujuan metode analisis SWOT

Teknik analisis SWOT bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang kondisi internal dan eksternal suatu organisasi, proyek, atau situasi bisnis. Melalui identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, analisis SWOT membantu dalam perumusan strategi dan pengambilan keputusan. Berikut adalah tujuan utama dari teknik analisis SWOT:

  1. Mengidentifikasi Kekuatan (Strengths):
  • Menyoroti aspek-aspek positif dan keunggulan internal yang dimiliki organisasi.
  • Membantu organisasi meningkatkan daya saingnya di pasar. 
  • Menyusun rencana pengembangan yang berfokus pada memperkuat aspek yang sudah kuat.
  1. Mengidentifikasi Kelemahan (Weaknesses):
  • Mengidentifikasi aspek-aspek internal yang dapat menjadi keterbatasan atau hambatan dalam mencapai tujuan.
  • Mengelola risiko dengan lebih baik, mengurangi potensi dampak negatif, dan merencanakan strategi mitigasi yang sesuai.
  • Meningkatkan kepuasan pelanggan dan membangun loyalitas.
  1. Mengidentifikasi Peluang (Opportunities):
  • Mengidentifikasi faktor-faktor eksternal yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Menyusun strategi pertumbuhan yang terfokus.
  • Mengikuti perubahan lingkungan yang dapat memberikan peluang baru.
  1. Mengidentifikasi Ancaman (Threats):
  • Mengidentifikasi faktor-faktor eksternal yang dapat menghambat kinerja atau merugikan organisasi.
  • Mengidentifikasi risiko-risiko potensial yang dapat muncul dari lingkungan eksternal.
  • Mengembangkan strategi untuk mengurangi tingkat ketidakpastian di lingkungan bisnis.
  1. Merumuskan Strategi:
  • Menggunakan hasil analisis SWOT untuk merumuskan strategi dan rencana aksi.
  • Mengidentifikasi kekuatan internal yang dapat dijadikan keunggulan kompetitif.
  • Merumuskan strategi pertumbuhan yang efektif.
  1. Menyusun Perencanaan Strategis:
  • Menjadi dasar untuk menyusun perencanaan strategis yang kokoh.
  • Memanfaatkan kekuatan internal dan peluang eksternal untuk mengembangkan strategi yang efektif.
  • Memungkinkan organisasi untuk mengambil langkah-langkah perbaikan atau mitigasi yang diperlukan untuk meningkatkan daya tahan mereka terhadap risiko.
  1. Membimbing Pengambilan Keputusan:
  • Memberikan panduan bagi pengambilan keputusan dalam hal pengembangan produk, penetrasi pasar, perluasan bisnis, dan keputusan strategis lainnya.
  • Mengidentifikasi kekuatan yang dapat ditingkatkan, kelemahan yang perlu diatasi, peluang yang dapat dimanfaatkan, dan ancaman yang perlu dihadapi.
  • Membimbing keputusan untuk meningkatkan kinerja organisasi.
  1. Meningkatkan Kewaspadaan dan Adaptabilitas:
  • Meningkatkan kewaspadaan organisasi terhadap perubahan lingkungan dan pasar.
  • Mengidentifikasi area di mana penyesuaian atau perubahan mungkin diperlukan.
  • Mendorong upaya untuk meningkatkan dan berinovasi.
  1. Meningkatkan Komunikasi dan Kolaborasi:
  • Mendorong komunikasi dan kolaborasi di antara anggota tim atau pemangku kepentingan.
  • Mengidentifikasi peluang untuk kolaborasi baik di internal maupun eksternal.
  • Mendorong komunikasi yang lebih efektif di antara tim yang berbeda. 
  1. Menghindari Keputusan yang Tidak Terinformasi:
  • Mengurangi risiko pengambilan keputusan yang tidak terinformasi atau impulsif.
  • Mengidentifikasi potensi risiko yang dapat mempengaruhi implementasi keputusan.
  • Membantu organisasi memilih strategi yang sesuai dengan kondisi internal dan eksternal.

Analisis SWOT tidak hanya memberikan gambaran kondisi saat ini, tetapi juga membantu organisasi untuk melihat ke depan dan mempersiapkan diri terhadap dinamika lingkungan bisnis yang terus berubah.

Manfaat metode analisis SWOT

Teknik metode analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) adalah alat manajemen strategis yang digunakan untuk mengevaluasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi kinerja suatu organisasi, proyek, atau ide. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari teknik metode analisis SWOT:

1. Pemahaman Komprehensif

SWOT membantu dalam pemahaman menyeluruh tentang kondisi internal dan eksternal suatu entitas. Ini melibatkan identifikasi kekuatan (Strengths) dan kelemahan (Weaknesses) internal, serta peluang (Opportunities) dan ancaman (Threats) eksternal.

2. Pemilihan Strategi

Dengan mengevaluasi faktor-faktor tersebut, organisasi dapat mengidentifikasi strategi yang sesuai dengan situasi yang dihadapi. Ini membantu dalam pengembangan rencana aksi yang relevan dengan memanfaatkan kekuatan, mengatasi kelemahan, memanfaatkan peluang, dan mengatasi ancaman.

3. Penyusunan Rencana Bisnis

SWOT membantu dalam menyusun rencana bisnis yang kokoh dengan memperhitungkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesuksesan atau kegagalan suatu inisiatif. Hal ini memungkinkan organisasi untuk menyesuaikan rencana mereka dengan realitas pasar dan lingkungan bisnis.

4. Pemantauan Perubahan Lingkungan:

Dengan terus memperbarui data SWOT, organisasi dapat memantau perubahan dalam lingkungan bisnis dan mengidentifikasi tren baru, perubahan regulasi, atau faktor lain yang dapat mempengaruhi operasional mereka.

5. Pengambilan Keputusan yang Informasional:

SWOT memberikan dasar informasional yang kuat untuk pengambilan keputusan. Pemangku kepentingan dapat menggunakan analisis ini untuk membuat keputusan yang terinformasi dan memprioritaskan upaya mereka.

6. Koordinasi Tim:

data analisis SWOT dapat melibatkan partisipasi berbagai pemangku kepentingan di dalam organisasi. Ini dapat mempromosikan pemahaman bersama tentang situasi dan membantu dalam koordinasi upaya antar tim atau departemen.

7. Peningkatan Daya Saing:

Dengan memahami kekuatan dan kelemahan internal serta peluang dan ancaman eksternal, organisasi dapat mengembangkan strategi untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar.

8. Perencanaan Risiko:

SWOT membantu dalam mengidentifikasi potensi risiko dan ancaman yang mungkin dihadapi organisasi. Dengan demikian, organisasi dapat merencanakan langkah-langkah mitigasi atau respons yang tepat.

Metode analisis SWOT memberikan gambaran komprehensif tentang situasi internal dan eksternal yang dapat membantu organisasi atau proyek dalam perencanaan strategis. Ini merupakan alat yang berguna untuk mengidentifikasi poin-poin kunci yang perlu dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.

Penting untuk diingat bahwa metode analisis SWOT sebaiknya digunakan sebagai alat bantu, dan hasilnya harus diintegrasikan dengan konteks yang lebih luas dan informasi tambahan untuk pengambilan keputusan yang efektif.

Analisis SWOT

Cara Melakukan Analisis SWOT

1. Identifikasi Kelebihan dan Kelemahan

Tinjau internal organisasi atau proyek untuk mengidentifikasi kelebihan (strengths) dan kelemahan (weaknesses). Pertanyaan yang dapat membantu: Apa yang membuat kita unggul? Apa kekurangan atau keterbatasan yang dimiliki?

2. Analisis Peluang dan Ancaman Eksternal

Tinjau lingkungan eksternal untuk mengidentifikasi peluang (opportunities) dan ancaman (threats). Pertanyaan yang dapat membantu: Apa peluang yang dapat dimanfaatkan? Apa ancaman yang mungkin dihadapi?.

3. Sintesis dan Kaitkan Antar-Komponen

Evaluasi hubungan antara kelebihan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Bagaimana kelebihan dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kelemahan? Bagaimana peluang dapat dimanfaatkan dengan memanfaatkan kelebihan? Bagaimana kelebihan dapat melindungi dari ancaman?

4. Pengembangan Strategi

Gunakan hasil penelitian menggunakan metode analisis SWOT untuk mengembangkan strategi. Manfaatkan kelebihan dan peluang, kelola atau perbaiki kelemahan, dan siapkan langkah-langkah untuk mengatasi ancaman.

Metode analisis SWOT memberikan gambaran komprehensif tentang situasi internal dan eksternal yang dapat membantu organisasi atau proyek dalam perencanaan strategis. Ini merupakan alat yang berguna untuk mengidentifikasi poin-poin kunci yang perlu dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.

Kelebihan dan kekurangan SWOT

Kelebihan Teknik Metode analisis SWOT

1. Sederhana dan Mudah Dipahami

SWOT adalah alat analisis yang sederhana dan mudah dipahami. Ini membuatnya dapat diakses oleh berbagai tingkat manajemen dan berbagai tipe organisasi.

2. Mengidentifikasi Faktor Kritis

SWOT membantu organisasi untuk mengidentifikasi faktor kritis yang dapat mempengaruhi kinerja mereka. Ini mencakup kekuatan yang dapat dimaksimalkan, kelemahan yang dapat diperbaiki, peluang yang dapat dimanfaatkan, dan ancaman yang dapat diatasi.

3. Integrasi Internal dan Eksternal

SWOT memadukan analisis internal (kekuatan dan kelemahan) dengan analisis eksternal (peluang dan ancaman). Ini membantu organisasi memahami keterkaitan antara faktor internal dan eksternal.

4. Memberikan Landasan untuk Perencanaan Strategis

Hasil SWOT menyediakan landasan untuk merumuskan perencanaan strategis. Dengan memahami kekuatan dan kelemahan internal serta peluang dan ancaman eksternal, organisasi dapat merancang strategi yang lebih efektif.

5. Membantu Identifikasi Prioritas

SWOT membantu organisasi dalam mengidentifikasi prioritas. Faktor-faktor yang dihasilkan dari analisis dapat diurutkan berdasarkan urgensi dan dampaknya terhadap tujuan organisasi.

6. Mendorong Diskusi dan Kolaborasi

Proses penelitian menggunakan metode analisis SWOT mendorong diskusi dan kolaborasi di antara anggota tim atau pemangku kepentingan. Ini dapat meningkatkan pemahaman bersama dan memberikan perspektif yang beragam.

Kekurangan Teknik metode analisis SWOT

1. Sederhana Namun Tidak Terlalu Mendalam

Meskipun sederhana, SWOT mungkin terlalu umum dan tidak memberikan analisis mendalam terhadap aspek-aspek tertentu. Faktor-faktor dapat terlalu umum sehingga menghasilkan strategi yang kurang spesifik.

2. Subjektivitas

Hasil penelitian menggunakan metode analisis SWOT dapat dipengaruhi oleh sudut pandang dan persepsi individu atau kelompok yang terlibat dalam proses. Ini dapat menciptakan subjektivitas dalam penilaian faktor-faktor.

3. Kurangnya Prioritas yang Jelas

SWOT memberikan daftar faktor, tetapi tidak memberikan petunjuk tentang prioritas. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan dalam menentukan faktor mana yang harus ditangani lebih dulu atau diberi perhatian lebih besar.

4. Tidak Dinamis

SWOT cenderung menjadi gambaran statis pada satu titik waktu tertentu. Kondisi eksternal dan internal dapat berubah, tetapi SWOT mungkin tidak selalu merefleksikannya.

5. Keterbatasan dalam Mengatasi Perubahan Cepat

SWOT mungkin kurang efektif dalam menghadapi perubahan cepat di lingkungan bisnis. Analisis ini mungkin tidak cukup responsif terhadap dinamika pasar yang berubah dengan cepat.

6. Risiko Pengabaian Detail

Terkadang, metode analisis SWOT mungkin menyebabkan organisasi mengabaikan aspek-aspek yang lebih rinci atau faktor-faktor yang tidak langsung terkait dengan keempat aspek SWOT utama.

Penting untuk diingat bahwa kelebihan dan kekurangan ini bersifat relatif dan dapat bervariasi tergantung pada konteks dan implementasi spesifik dalam suatu organisasi atau proyek. Oleh karena itu, SWOT sebaiknya digunakan sebagai bagian dari kerangka kerja analisis yang lebih komprehensif.

Beberapa teknik penggunaan metode analisis SWOT

1. Mengidentifikasi Kekuatan (Strengths)

Langkah pertama dalam menerapkan metode analisis SWOT pada skripsi adalah mengidentifikasi kekuatan penelitian Anda. Apa yang membuat penelitian Anda unik? Apakah Anda memiliki akses untuk ke sumber daya, data, atau metode penelitian tertentu? Apakah penelitian Anda membangun pada penelitian sebelumnya atau memperkenalkan pendekatan baru? Mengidentifikasi kekuatan ini membantu Anda memahami nilai tambah dari skripsi Anda.

2.Menyadari Kelemahan (Weaknesses)

Tidak ada penelitian yang sempurna, dan mengakui kelemahan adalah langkah yang penting dalam perencanaan skripsi. Kelemahan mungkin berupa keterbatasan sumber daya, metode penelitian yang tidak sempurna, atau batasan dari sudut pandang tertentu. Dengan mengidentifikasi kelemahan ini, Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan dampaknya atau mengatasi batasan tersebut selama penelitian.

3.Mencari Peluang (Opportunities)

Peluang dalam konteks metode analisis SWOT skripsi dapat berupa potensi kolaborasi dengan peneliti lain, akses ke data tambahan, atau peluang untuk mengembangkan temuan penelitian menjadi kontribusi yang lebih luas. Mengidentifikasi peluang ini membantu Anda merencanakan bagaimana memaksimalkan dampak penelitian Anda dan memanfaatkan setiap kesempatan yang muncul.

4.Mengidentifikasi Ancaman (Threats)

Ancaman dalam metode penelitian analisis SWOT skripsi mencakup potensi risiko atau hambatan yang dapat menghambat kemajuan penelitian Anda. Ancaman ini bisa datang dari berbagai sumber, seperti batasan waktu, keterbatasan dana, atau kendala metodologis. Mengidentifikasi ancaman membantu Anda mempersiapkan diri dan merencanakan strategi untuk mengatasi setiap hambatan yang mungkin muncul.

5.Menggunakan metode analisis SWOT Sebagai Panduan Penelitian

Setelah mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, Anda dapat menggunakan metode analisis SWOT sebagai panduan dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian. Kekuatan dapat diintegrasikan ke dalam bab-bab skripsi yang memperkuat argumen Anda, sedangkan kelemahan dapat diatasi dengan transparansi dan pengakuan yang tepat. Peluang dapat dijelajahi lebih lanjut dalam penelitian dan membuka potensi pengembangan lebih lanjut. Ancaman, sementara itu, dapat diatasi dengan mengidentifikasi solusi atau mengakomodasi batasan tersebut.

6. Mengkomunikasikan Hasil metode analisis SWOT

Hasil metode analisis SWOT dapat disajikan dalam skripsi untuk memberikan konteks yang lebih mendalam tentang penelitian Anda. Ini dapat dimasukkan dalam bab perencanaan penelitian atau bagian analisis data, di mana Anda menjelaskan bagaimana keputusan penelitian diambil berdasarkan refleksi SWOT. Hal ini dapat memberikan pembaca dengan wawasan tambahan tentang kerangka kerja dan pertimbangan yang membentuk penelitian Anda.

7. Menghadapi Tantangan dan Mengoptimalkan Potensi

Dalam menghadapi tantangan, metode analisis SWOT memungkinkan Anda untuk merancang strategi yang efektif. Misalnya, jika Anda menyadari kelemahan dalam metodologi, Anda dapat mencari literatur tambahan atau berkonsultasi dengan pembimbing untuk mengatasi ketidaksempurnaan tersebut. Sebaliknya, dengan memaksimalkan kekuatan dan peluang, Anda dapat memastikan bahwa penelitian Anda memberikan kontribusi yang maksimal.

8. Refleksi dan Pembelajaran

Metode analisis SWOT tidak hanya berfungsi sebagai alat perencanaan, tetapi juga sebagai sarana untuk refleksi dan pembelajaran. Setelah menyelesaikan skripsi, penting untuk kembali ke hasil analisis SWOT yang telah dibuat sebelumnya. Evaluasi terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang diidentifikasi awalnya dapat memberikan wawasan yang berharga tentang pengalaman penelitian Anda. Refleksi ini dapat membantu Anda memahami lebih baik keputusan yang diambil, dampak dari penelitian, dan cara mengelola tantangan yang muncul.

9. Menyempurnakan data analisis SWOT untuk Penelitian Selanjutnya

Setiap penelitian adalah kesempatan untuk belajar, dan penggunaan metode analisis SWOT dalam skripsi adalah salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan penelitian Anda. Setelah menyelesaikan proyek penelitian, pertimbangkan untuk memperbarui data analisis SWOT Anda dengan perspektif yang lebih lengkap. Apa yang dapat diperbaiki di masa depan? Apa yang dapat diterapkan dari pengalaman ini ke penelitian selanjutnya? Dengan menyempurnakan data analisis SWOT, Anda dapat terus mengasah keterampilan penelitian Anda dan meningkatkan kualitas penelitian di masa depan.

10. Mengintegrasikan metode analisis SWOT dalam Presentasi Skripsi

Ketika Anda menyajikan skripsi Anda, Anda dapat mengintegrasikan hasil metode penelitian analisis SWOT dalam presentasi Anda. Ini memberikan kesempatan untuk berbagi pemikiran kritis Anda tentang proyek penelitian dan memberikan audiens pemahaman yang lebih baik tentang konteks dan tantangan yang dihadapi. Menggambarkan bagaimana Anda mengelola kekuatan dan kelemahan, menangkap peluang, dan menghadapi ancaman dapat meningkatkan kesan tentang kedalaman pemahaman Anda terhadap penelitian.

11. Kolaborasi dan Diskusi dengan Pembimbing

Metode analisis SWOT dapat menjadi bahan diskusi yang sangat baik dengan pembimbing. Dalam pertemuan atau presentasi skripsi, Anda dapat berbagi hasil data analisis SWOT dan mendiskusikan implikasinya terhadap penelitian Anda. Diskusi ini dapat membuka pintu untuk saran tambahan, pandangan yang berharga, dan arahan yang dapat memperkaya penelitian Anda. Kolaborasi dengan pembimbing dapat memberikan perspektif eksternal yang bermanfaat.

12. Mendukung Pemikiran Strategis di Masa Depan

Penting untuk memahami bahwa metode analisis SWOT bukan hanya tentang penelitian saat ini tetapi juga membangun pemikiran strategis untuk masa depan. Menyadari kekuatan dan kelemahan pribadi sebagai peneliti, memanfaatkan peluang yang mungkin muncul, dan mengatasi ancaman potensial dapat membantu Anda terus berkembang sebagai seorang akademisi. penelitian analisis SWOT yang terus-menerus dapat menjadi kompas yang membimbing Anda dalam perjalanan penelitian Anda di masa mendatang.

13. Memperkuat Argumen dalam Bab Kesimpulan

Hasil dari penelitian analisis SWOT dapat diperkuat dan diintegrasikan kembali ke dalam bab kesimpulan skripsi. Selain merangkum temuan penelitian, gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan bagaimana Anda berhasil memanfaatkan kekuatan Anda, mengatasi kelemahan, memanfaatkan peluang, dan merespon ancaman. Hal ini akan memberikan bobot yang lebih besar pada konklusi Anda dan memperkuat argumen tentang signifikansi penelitian Anda dalam kerangka literatur yang lebih luas.

14. Menerapkan Metode analisis SWOT untuk Persiapan Ujian Pembelaan

Metode analisis SWOT juga dapat menjadi persiapan yang baik untuk ujian pembelaan skripsi. Dengan memahami baik kekuatan dan kelemahan penelitian Anda, serta mempersiapkan jawaban atas pertanyaan potensial yang berkaitan dengan peluang dan ancaman, Anda akan merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi ujian. Metode analisis SWOT dapat membantu Anda merancang argumen yang kokoh dan menjawab pertanyaan dengan lebih tajam.

Dalam menggabungkan metode analisis SWOT ke dalam proses penelitian skripsi, mahasiswa dapat meraih manfaat yang signifikan. Ini tidak hanya membantu dalam merencanakan penelitian, tetapi juga memberikan dasar untuk pengambilan keputusan yang terinformasi dan reflektif. Sebagai alat strategis, metode analisis SWOT memberikan landasan yang kokoh untuk merancang skripsi yang kuat, meminimalkan risiko, dan mengoptimalkan potensi kontribusi pada literatur ilmiah. Dengan pendekatan ini, penelitian menjadi lebih terarah, terfokus, dan memberikan dampak yang lebih besar pada bidang studi yang bersangkutan.

Kemudian, jika Anda memiliki masalah dalam proses pengerjaan skripsi maupun tugas akhir, akan lebih baik jika segera melakukan konsultasi online melalui jasa bimbingan skripsi dan tugas akhir terpercaya. Jangan biarkan masalah skripsi Anda semakin berlarut dan menghambat proses kelulusan. Hubungi Klik Wisuda dan konsultasikan semua masalah skripsi yang Anda hadapi.